Feeds:
Posts
Comments

Intel Turbo Boost

Intel mengumumkan chip microarchitecture berikutnya dengan nama Nehalem yang pertama kali ditargetkan untuk pasar server dan komputer desktop high-end diturunkan untuk dipasang pada laptop. Arsitektur Nehalem ini merupakan upgrade dari microarchitecture dari Intel Core 2 yang sekarang.

Teknologi Intel Turbo Boost adalah teknologi yang secara otomatis memungkinkan setiap core pada prosesor berbasis Nehalem untuk berjalan pada clock yang lebih tinggi dari spesifikasi apabila kita menjalankan program aplikasi single-threading sehingga kinerja yang dicapai sama baiknya dengan aplikasi yang telah multithreading.

Dengan Teknologi Intel Turbo Boost, kecepatan prosesor dapat ditingkatkan hingga 75 persen. Sedangkan Intel Hyper-Threading Technology membuat kinerja baterai menjadi lebih efisien.

Intel Core i7 merupakan brand untuk prosesor Intel untuk desktop terbaru yang menggunakan micro-architecture Nehalem, yang ditujukan untuk pangsa pasar High-end Desktop (HEDT).

Nehalem micro-architecture family

Nehalem adalah keluarga micro-arsitektur prosesor Intel generasi terbaru dan revolusioner yang dibuat dengan menggunakan proses transistor 45nm dan Hi-K metal-gate. Nehalem memiliki banyak fitur yang baru dan berbeda jika dibandingkan dengan keluarga prosesor berbasis Core micro-architecture (Core 2 Duo, Core 2 Quad).

Setiap inti yang ada pada Nehalem ini akan mampu menjalankan thread dari dua software secara bersamaan, sehingga sebuah server mampu menjalankan 16 thread pada waktu yang sama. Setiap inti akan memiliki memory 256Kb pada cache L2 dan sharing memori 8Mb pada cache L3.

Arsitektur Nehalem sendiri akan mengintegrasikan kemampuan untuk melakukan kontrol terhadap memori DDR3 sehingga dapat meningkatkan kinerja 3 kali lipat dari prosesor Xeon yang beredar saat ini. Secara keseluruhan Nehalem akan dibuat untuk meningkatkan kinerja sistem dan performa dalam daya. Chip ini direncanakan akan diluncurkan akhir 2008 dan dibuat dengan menggunakan teknologi 45-nanometer.

Fitur-fitur baru dari mikro-arsitektur

Fitur-fitur baru dari prosesor berbasis Nehalem micro-architecture ini antara lain:
• 4 core (quad-core), 8-thread
• Simultaneous Multi-threading (Hyper-threading) Technology
• Cache memory tiga level (64KB L1 Cache, 256KB L2 Cache & 8MB Shared L3 Intel®
Smart Cache)
• Integrated Memory Controller, yang mendukung hingga 3-channel DDR3
1066/1333MHz memory, 2-DIMM per channel
• Intel® Quick Path Interconnect technology

• Intel Turbo Boost Technology
• Intel Streaming SIMD Extensions (SSE) 4.2

Simultaneous Multi-threading (Hyper-threading) technology

SMT atau Hyper-threading adalah teknologi yang memungkinkan setiap core pada prosesor berbasis Nehalem ini untuk dapat memproses 2-thread instruction sekaligus secara simultan.Jadi dapat meningkatkan kinerja aplikasi dan multi-tasking.

Quick Path Interconnect

Quick Path Interconnect (QPI) merupakan teknologi interkoneksi antara prosesor dengan chipset yang menggantikan teknologi Front Side Bus (FSB) yang digunakan pada generasi prosesor Intel sebelumnya. Teknologi QPI ini memberikan kecepatan dan bandwidth koneksi yang jauh lebih besar daripada teknologi FSB.

Product Technologies

Intel sudah merilis prosesor laptop super cepat. Prosesor super cepat untuk laptop itu bernama Intel Core i7 Mobile Processor, menyediakan performance yang baik ketika dibutuhkan dan efisiensi energi saat tidak digunakan.

Prosesor ini menggunakan teknologi Nehalem Microarchitecture yang kemampuannya memproses data terbukti supercepat. Teknologi itu diintegrasikan dengan Intel PM55 Express Chipset sehingga kegiatan bermain game, mengedit foto, atau mixing lagu tidak perlu lagi menggunakan komputer desktop.

Saat ini ada 3 model prosesor Intel Core i7 yang diluncurkan oleh Intel yaitu:

Sumber :

Seminar Teknologi Intel Turbo Boost – STMIK Buddhi Tangerang, Sabtu 9 Januari 2009.

  • Enterprise Application Integration : Penggunaan perangkat lunak dan prinsip-prinsip arsitektural sistem komputer untuk mengintegrasikan sekumpulan aplikasi komputer.
  • Enterprise Application Integration proses menghubungkan aplikasi (dalam suatu organisasi) dengan tujuan untuk menyederhanakan dan mengautomasi proses bisnis.
  • Integrasi aplikasi dan data sehingga mudah untuk di share.
  • Integrasi dilakukan tanpa membuat perubahan signifikan pada aplikasi dan sumber data.

Berbagai system yang akan dihubungkan sering berada pada kondisi :

  • Memiliki berbagai sistem operasi
  • Menggunakan berbagai bahasa komputer
  • Legacy sistem yang tidak lagi didukung oleh vendor yang membuat.
  • Stove pipe sistem.

Business Driver Untuk Integrasi :

  • Organisasi berkembang
  • Meningkatkan efisiensi
  • Meningkatkan kepuasan pelanggan

Kesiapan Integrasi :

  • Harus memahami proses bisnis
  • Harus memahami data
  • Menentukan proses dan data yang perlu diintegrasikan

Integrasi Aplikasi :

  • Integrasi melalui antar muka aplikasi / melalui method
  • Fokus : method level
  • Memungkinkan integrasi melalui sharing business logic
  • Method di shared dengan meletakannya pada sebuah server pusat (Application Server) / dengan mengakses method antar aplikasi (distributed object)

Mengapa :

  • Agar programmer lain tidak perlu membuatnya lagi
  • Memungkinkan mekanisme berbagi data
  • Contoh : jika SAP memerlukan data dari…

RPC (Remote Procedure Calls)

Remote Procedure Call (RPC) adalah sebuah metode yang memungkinkan kita untuk mengakses sebuah prosedur yang berada di komputer lain. Untuk dapat melakukan ini sebuah server harus menyediakan layanan remote procedure. Pendekatan yang dilakuan adalah sebuah server membuka socket, lalu menunggu client yang meminta prosedur yang disediakan oleh server. Bila client tidak tahu harus menghubungi port yang mana, client bisa me- request kepada sebuah matchmaker pada sebuah RPC port yang tetap. Matchmaker akan memberikan port apa yang digunakan oleh prosedur yang diminta client.

RPC masih menggunakan cara primitif dalam pemrograman, yaitu menggunakan paradigma procedural programming. Hal itu membuat kita sulit ketika menyediakan banyak remote procedure. RPC menggunakan socket untuk berkomunikasi dengan proses lainnya. Pada sistem seperti SUN, RPC secara default sudah ter- install kedalam sistemnya, biasanya RPC ini digunakan untuk administrasi sistem. Sehingga seorang administrator jaringan dapat mengakses sistemnya dan mengelola sistemnya dari mana saja, selama sistemnya terhubung ke jaringan

  • Memberikan mekanisme memanggil sebuah fungsi yang secara aktual berada pada program lain yang berada pada mesin lain
  • Sifat : sinkron, dan point-to point

Big Three

  • CORB
  • DCI


Sumber : Seminar Advance Topics of IS, Rabu 23 Desember 2009. Pembicara Bapak Agung Pramanto

Teknologi Informasi

Teknologi Informasi dilihat dari susunan katanya adalah teknologi dan informasi. Secara mudahnya teknologi informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari pengirim ke penerima sehingga:

1.lebih cepat

2.lebih luas sebarannya

3.lebih lama penyimpanannya

Cukup banyak definisi dari istilah ini, diantaranya adalah seperti yang disampaikan oleh Williams dan Sawyer (2003). Teknologi Informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi yang membawa data, suara ataupun video.

Teknologi informasi ini merupakan subsistem dari sistem informasi (information system). Terutama dalam tinjauan dari sudut pandang teknologinya.

Keuntungan Menggunakan TI

  • Meningkatkan kemampuan untuk memonitor kinerja tim dan individual
  • Pengambilan Keputusan yang semakin baik berdasarkan informasi yang lengkap.
  • Kolaborasi dan Sharing Informasi semakin baik
  • Meningkatkan aksesibilitas kepada setiap karyawan.

Posisi Teknologi Informasi

Ketergantungan Sistem

10 Kekuatan Saat ini

(courtesy Romi Satria Wahono)

1.WWW

2.Opensourcing (linux, blogging, wikipedia)

3.Software Revolution (people collaboration)

4.Informing (yahoo and google)

5.Outsourcing dan

6.Steroid (PDA, mobile apps).

Hal ini diperkuat bagaimana pengguna Internet dunia yang sudah menembus angka 1 miliar, Indonesia menduduki peringkat 13 dunia dengan jumlah pengguna Internet mencapai 18 juta orang (internetworldstats.com).

Perubahan Organisasi

Dampak Teknologi Informasi

Kerja Di Zamannya IT

Apa yang akan didapat

1.KNOWLEDGE

2.SKILL

3.TECHNIQUE

4.ATTITUDE

5.EXPERIENCE

Jaringan

Sebuah Network adalah sistem interlace trek, saluran, atau garis-garis membentuk sistem saling berkaitan
Networking adalah membangun dan memelihara hubungan profesional untuk menciptakan sebuah rantai untuk informasi, kontak dan dukungan.
Termasuk penggunaan berpolitik, mentoring, efektif, tegas komunikasi, persuasi, etika, & etiket
Hal ini memberikan lebih banyak penerima, memerlukan pola pikir “bagaimana saya bisa membantu orang lain,” timbal balik.

Nilai Jaringan

Bermanfaat bagi individu mencari pekerjaan atau perubahan karier
Meningkatkan akses ke sumber daya yang tersedia dan informasi dalam sebuah organisasi
Membantu meningkatkan efektivitas Anda dalam meneliti, membuat konsep atau ide-ide baru atau memulai proyek-proyek baru
Untuk membantu para manajer untuk mengidentifikasi potensi karyawan
Untuk menemukan persediaan dan penyedia jasa
Untuk memperluas bisnis Anda

Hambatan Jaringan

–         Kurangnya harga diri atau kepercayaan diri dalam keterampilan dan kemampuan pribadi

–         Kesulitan dalam meminta orang lain untuk membantu

–         Keinginan untuk mencapai tujuan khusus tanpa bantuan orang lain

–         Kekhawatiran tentang bisa segera membalas budi

–         Kekhawatiran tentang berbagi informasi sensitif atau kompetitif

Langkah – langkah untuk Membangun Jaringan

– Tetapkan tujuan jaringan spesifik
– Mengatur jaringan saat
– Mengidentifikasi orang-orang yang relevan – menjaga informasi database
– Praktek-basi – keterampilan komunikasi
– Menindaklanjuti dengan kontak baru dalam waktu 48 jam – Keep in touch secara    berkala untuk memelihara hubungan
– Menjaga profesionalisme – menghormati nama kontak dan waktu
– Kirim kartu ucapan terima kasih


Tips Jaringan

– Mulailah dengan lingkaran kecil terkenal rekan
– Lakukan sesuatu setiap hari untuk memperluas dan meningkatkan jaringan
– Dapatkan semua informasi penting (nama, judul, alamat, perusahaan, nomor telepon)
– Mengetahui budaya organisasi
– Terlihat
– Terlibat dalam masyarakat, profesional atau sosial, organisasi
– Jadilah profesional dalam semua aspek kehidupan (surat-menyurat, pesan telepon, email, dll)
– Tulus

Apa yang Harus Dikejar

Terdapat perbedaan antara 2 buah kata yang sering kita dengar yaitu

> To Be

Keinginan untuk “menjadi”, dikaitkan dengan proses untuk mengejar prestasi dengan memanfaatkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki. Keinginan untuk menjadi Mahasiswa Terbaik,Dosen Terbaik dan Pegawai Terbaik.

> To Have

Keinginan untuk “memiliki” sesuatu,dikaitkan dengan upaya untuk meraih benda materi atau hasil akhir dari sebuah usaha. Meraih rumah,gaji besar,pujian dll

Sumber :

Seminar Advance Topics Of IS, STMIK Buddhi – Rabu, 9 Desember 2009. Pembicara Bobby Reza, S.Kom, MM.

Broadband Technology

Teknologi Broadband tampaknya makin meluas pengaruhnya, sebagai sebuah terobosan information superhighway dalam bentuk koneksi high-speed. Revolusi di bidang teknologi ini diduga akan berpengaruh besar dan bukan tidak mungkin akan menyentuh semua aspek kehidupan manusia. Dunia pendidikan, kesehatan, bisnis, pemerintahan, serta masalah kependudukan juga akan menerima dampaknya sebagai akibat dari revolusi di bidang telekomunikasi, telepone-line, televisi, dan komputer.

Sekarang ini kita sudah mulai melihat gejala ke arah sana, dengan diperkenalkannya cable internet, televisi digital, pemakaian yang makin luas dari high-speed telephone service, dan sebagainya.

Broadband meliputi banyak sekali teknologi seperti video, voice dan data yang mampu memenuhi kebutuhan para pemakai selama ini. Setiap segmen pemakai dipengaruhi pula oleh dukungan dari vendor penyedia teknologi, peralatan dan infrastruktur, serta aplikasi yang akan digunakan.

Definisi Broadband :

Jalur lebar atau pita lebar (bahasa Inggris: broadband) merupakan sebuah istilah dalam internet yang merupakan koneksi internet transmisi data kecepatan tinggi. Koneksi kecepatan tinggi itu biasa kita sebut sebagai broadband atau pita lebar. Namun tidak banyak yang tahu seperti apakah batasan dan definisi dari broadband itu. Ternyata, definisi broadband secara universal tidak ada, namun umumnya semua sependapat bahwa broadband memiliki layanan yang lebih baik dan lebih cepat dari yang dial up. Biasanya menggunakan frequency multiplexingTeknologi jaringan yang sebagian besar menggunakan spectrum elektromagnetik.
Menurut ITU-T, kecepatan tinggi broadband melampai kecepatan ISDN-PRA (> 2 Mbps), sementara di negara India kecepatan tinggi broadband adalah 128 Kbps.

Sesuai dengan perkembangan teknologi multimedia maka kebutuhan bandwidth untuk satu pelanggan saat ini diperkirakan sekitar 14 Mbps dengan alokasi internet 2 Mbps, data 4 Mbps, HDTV 8 Mbps. Saat ini, di Indonesia, broadband provider hanya menyediakan infrastruktur (broadband access) dengan kecepatan 64/384 Kbps s/d 128/512 Kbps. Kecepatan pengiriman data dari pelanggan ke server (upload) selalui lebih kecil dari penerimaan data dari server (download). Contoh 64/384 Kbps artinya upload speed 64 Kbps dan download speed 384 Kbps.

Bicara tentang broadband, kita juga mesti melihat teknologi akses yang dapat digunakan dalam menunjang broadband. Berikut ini adalah beberapa teknologi akses yang dapat berjalan bersama dengan broadband :

1. Fixed Line Technologies atau teknologi akses yang menggunakan kabel tetap, Diantaranya :

a. DSL (Digitas Subscriber Line).

b. Cable Modem & Cable TV – Hybrid Fiber Coax (HFC).

c. Fiber to the Home/Curb (FTTH/FTTC).

d. Broadband over Powerlines (BPL).

2. Wireless Technologies atau teknologi akses yang tidak menggunakan kabel, Diantaranya

a. Line-of-sight (LOS)

Microwave Links

LMDS (Local Multipoint Distribution Service)

FSO (Free Space Optic)

Satellite

b. Non LOS (NLOS)

MMDS (Multichannel Multipoint Distribution Service)

GSM (Global System for Mobile Communucations)

CDMA (Code Division Multiple Access)

WiFi (Wireless Fidelity)

3G (Third Genertaion Mobile Network)

WiMax (Worldwide Interoperability for Microwave Access)

Pembahasan :

DSL (Digital Subscriber Line)

Digital Subscriber Line dapat membawa high data rate information melalui line telpon biasa (copper), dan jenis inilah yang sekarang ini paling banyak dipakai di dunia bisnis berskala kecil maupun pribadi. Dengan kecepatan transmisi mulai dari beberapa ratus (Kbps) sampai jutaan bit per detik (Mbps). Ketersediaan dan kecepatan akses biasanya tergantung pada jarak dari pengguna dengan fasilitas perusahaan telephone terdekat.

Tabel.1. Pengelompokan teknologi XDSL berdasarkan bentuk transmisinya

SIMETRIS

ASIMETRIS

SDSL

(Single line Digital Subcriber Line)

HDSL
(High data rate Digital Subcriber
Line)

ADSL
( Asymmmetric Digital Subcriber Line)

RADSL-Late
(Rate Adaptive Digital Subcriber Line)

VDSL
(Very high data rate Digital Subcriber
Line)

• ADSL – Asymmetric Digital Subscriber Line. Biasa digunakan oleh pelanggan rumahan / perorangan, yang lebih banyak menerima data tetapi tidak mengirim banyak data. ADSL biasanya menyediakan kecepatan lebih cepat untuk download data disbanding upload data. ADSL memungkinkan transmisi data downstream lebih cepat melalui jalur yang sama digunakan untuk memberikan layanan suara (jalur telepon), tanpa mengganggu jalur panggilan telepon biasa.

• SDSL – Symmetric Digital Subscriber Line. Biasa digunakan oleh pelanggan bisnis atau perusahaan untuk layanan seperti video conferencing, yang membutuhkan bandwith yang signifikan baik upstream maupun downstream.

• HDSL – High Bit-rate Digital Subscriber Line.
• RADSL – Rate Adaptive Digital Subscriber Line.
• VDSL – Very High Speed Digital Subscriber Line.

Kelemahan utama dari teknologi DSL adalah penurunan performance apabila jarak antara central switching office (CSO) perusahaan telepon dengan lokasi pelanggan berjauhan. Pada jarak yang optimal data yang ditransmit dapat mencapai 6.1 Mbps (meskipun secara teoritis 8.448 Mbps). Bandwidth sebesar ini dapat mensupport dengan baik motion video, audio bahkan 3-D effect.

Cable Modem & Cable TV Hybrid Fiber Coax (HFC)

Cable modem yang dapat digunakan untuk intenet access via kabel coaxial yang biasa digunakan untuk TV Cabel merupakan saingan terdekat bagi DSL. Modem kabel populer sebagai high-speed/broadband internet access untuk perusahaan skala kecil dan keperluan rumahan. Kebanayakan cable modem menggunakan perangkat exsternal yang memiliki dua sambungan, satu ke outlet di dinding dan yang lainnya ke komputer. Secara teori modem kabel memiliki kecepatan 30 Mbps, mereka menyediakan kecepatan transmisi sebesar 1,5 Mbps atau lebih.

Pelanggan dapat mengakses layanan cable modem hanya dengan menyalakan computer mereka tanapa melakukan dial up ISP dan masih bisa menonton TV Cable selama menggunakan cable modem. Kecepatan transmisi yang bervariasi tergantung pada jensi cable modem, kabel jaringan dan lalu lintas pemakaian.

Salah satu kelemahannya sebagaimana juga cable system yang lain adalah hanya dirancang untuk one-way data transport – misalnya untuk mengirim data/video ke lokasi lain atau rumah. Meskipun demikian secara teknologi sistem ini dapat diupgrade menjadi two-ways.

Fixed Wireless

Teknologi fixed wireless broadband banyak dipuji sebagai salah satu alternatif paling efisien. Kecepatannya dapat mencapai 1.5 Gbps sampai 2 Gbps.

Satellite

Teknologi satelit pada dasarnya merupakan solusi dari sisi accessibility. Perusahaan penyedia jasa broadband satelit biasanya menawarkan kepada pelanggan apabila lokasi mereka tergolong yang tidak bisa diakses dengan media lain seperti kabel dan DSL.

3G Wireless

Berbeda dengan alternatif broadband yang lain, 3G wireless barangkali yang paling potensial. Berbeda dengan DSL,Cable, atau fixed wireless, yang masih berupa computing-centric, 3G wireless meng-gabungkan high-speed data access dengan mobility of handsets. Ini menempatkan 3G pada konteks yang berbeda dibanding alternatif yang lain. Terdapat dua jenis 3G yakni CDMA2000 dan Wideband CDMA (W-CDMA).

CDMA2000 merupakan penyempurnaan dari CDMA yang dilakukan oleh Qualcomm. Standar digital spread-spectrum cellular ini memiliki data rate dari 384 Kbps untuk mobile application sampai 2 Mbps untuk stationary application.

W-CDMA dikembangkan untuk men-support GSM yaitu standar yang paling banyak diterapkan untuk telpon selular. Memiliki rentang data rate mulai 384 Kbps sampai dengan 2 Mbps.

WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access)

Merupakan solusi akses nirkabel  dengan konektifitas jenis WiFi dengan sekala yang lebih besar.

  • LOS WiMax: point to point,
    NLOS WiMax: point to multipoint
  • IEEE 802.16 standard
  • Fixed, Nomadic, Portable, Mobile
  • Radius 3 sampai 90 km, 75 Mbps per channel untuk fixed dan portable access
  • Sampai dengan 3 km dan 15 Mbps untuk mobile network

Sumber :

Seminar Advance Topics of IS – STMIK Buddhi, Rabu 2 Desember 2009 – Pembicara : Bapak Teja

– 1. Fixed Line Technologies atau teknologi akses yang menggunakan kabel tetap Diantaranya :

a. DSL (Digitas Subscriber Line).

b. Cable Modem & Cable TV – Hybrid Fiber Coax (HFC).

c. Fiber to the Home/Curb (FTTH/FTTC).

d. Broadband over Powerlines (BPL).

Pendahuluan

Jaringan Komputer adalah sebuah kumpulan dari komputer, printer, dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan dan membentuk suatu sistem tertentu. Informasi bergerak melalui kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar informasi (data), mencetak pada printer yang sama dan dapat secara simultan menggunakan program aplikasi yang sama.

Ada beberapa pembagian dari jenis-jenis jaringan yaitu :

  1. LAN (Local Area Network)

    Merupakan jaringan milik pribadi didalam gedung atau kampus yang berukuran sampai dengan beberapa kilometer. LAN sering digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor atau perusahaan untuk pemakaian bersama dan saling bertukar informasi.

  2. MAN ( Metropolitan Area Network)

    Merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar, biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara bahkan dapat digunakan untuk aplikasi TV kabel.

  3. WAN ( Wide Area Network)

    Jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas seringkali mencakup negara bahkan benua. Teknologi yang digunakan hampir sama dengan LAN.

  4. INTERNET (Interconnected Network)

    Jangkauannya mencakup seluruh dunia yang merupakan gabungan dari LAN,WAN, dan MAN yang ada.

Perangkat keras yang dibutuhkan untuk membangun sebuah jaringan komputer yaitu : Komputer, Card Network, Hub, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan koneksi jaringan seperti: Bridges, Router dan lainnya yang dibutuhkan untuk process transformasi data didalam jaringan.

1. File Servers
2. Workstations
3. Network Interface Cards
4. Concentrators/Hubs
5. Repeaters
6. Bridges
7. Routers

File Servers

Sebuah file server merupakan jantungnya kebayakan Jaringan, merupakan komputer yang sangat cepat, mempunyai memori yang besar, harddisk yang memiliki kapasitas besar, dengan kartu jaringan yang cepat. Sistem operasi jaringan tersimpan disini, juga termasuk didalamnya beberapa aplikasi dan data yang dibutuhkan untuk jaringan.

Workstations

Keseluruhan komputer yang terhubung ke file server dalam jaringan disebut sebagai workstation. Sebuah workstation minimal mempunyai ; Kartu jaringan, Aplikasi jaringan (sofware jaringan), kabel untuk menghubungkan ke jaringan, biasanya sebuah workstation tidak begitu membutuhkan Floppy karena data yang ingin di simpan bisa dan dapat diletakkan di file server. Hampir semua jenis komputer dapat digunakan sebagai komputer workstation.

Network Interface Cards (NIC) atau Kartu Jaringan

Kartu Jaringan (NIC) merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara komputer, kebanyakan kartu jaringan adalah kartu internal, yaitu kartu jaringan yang di pasang pada slot ekspansi di dalam komputer.
Kartu jaringan yang banyak terpakai saat ini adalah : kartu jaringan Ethernet, LocalTalk konektor, dan kartu jaringan Token Ring.

Hub/Konsentrator

Sebuah Konsentrator/Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain. Dalam topologi Bintang, kabel twisted pair datang dari sebuah workstation masuk kedalam hub.

Hub mempunyai banyak slot concentrator yang mana dapat dipasang menurut nomor port dari card yang dituju.

Repeaters

Contoh yang paling mudah adalah pada sebuah LAN menggunakan topologi Bintang dengan menggunakan kabel unshielded twisted pair. Dimana diketahui panjang maksimal untuk sebuah kabel unshileded twisted pair adalah 100 meter, maka untuk menguatkan sinyal dari kabel tersebut dipasanglah sebuah repeater pada jaringan tersebut.

Bridges / Jembatan

Adalah sebuah perangkat yang membagi satu buah jaringan kedalam dua buah jaringan, ini digunakan untuk mendapatkan jaringan yang efisien, dimana kadang pertumbuhan network sangat cepat makanya di perlukan jembatan untuk itu. Kebanyakan Bridges dapat mengetahui masing-masing alamat dari tiap-tiap segmen komputer pada jaringan sebelahnya dan juga pada jaringan yang lain disebelahnya pula. Bridges juga dapat di gunakan untuk mengkoneksi diantara network yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.

Routers

Sebuah Router mengartikan informaari dari satu jaringan ke jaringan yang lain, dia hampir sama dengan Bridge namun agak pintar sedikit, router akan mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasakan atas alamat tujuan dan alamat asal.

Sementara Bridges dapat mengetahui alamat masing-masing komputer di masing-masing sisi jaringan, router mengetahui alamat komputerr, bridges dan router lainnya. router dapat mengetahui keseluruhan jaringan melihat sisi mana yang paling sibuk dan dia bisa menarik data dari sisi yang sibuk tersebut sampai sisi tersebut bersih.

Cara melindungi LAN :
1. VLAN (Virtual Local Area Network)

Suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN , hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi workstation.

2. Firewall

Suatu cara/sistem/mekanisme yang diterapkan baik terhadap hardware , software ataupun sistem itu sendiri dengan tujuan untuk melindungi, baik dengan menyaring, membatasi atau bahkan menolak suatu atau semua hubungan/kegiatan suatu segmen pada jaringan pribadi dengan jaringan luar yang bukan merupakan ruang lingkupnya. Segmen tersebut dapat merupakan sebuah workstation, server, router, atau local area network (LAN) anda.

3. Port Security

4.RADIUS / TACACS Server

TACACS (Terminal Access Controller Access-Control SystemServer) merupakan protokol yang menyediakan layanan akses kontrol pada router, switch, dan peralatan jaringan lainnyadigunakan untuk mempermudah dalam pengelolaan authentikasi, authorization dan accounting menjadi terpusat. Bayangkan jika kita mempunyai banyak router atau switch, jika kita ingin mengganti password maka akan memerlukan waktu yang banyak jika mengganti satu persatu maka disinilah Server tacacs berperan.

Tujuan Keamanan Jaringan Komputer :

• Availability / Ketersediaan
• Reliability / Kehandalan
• Confidentiality / Kerahasiaan

Cara Pengamanan Jaringan Komputer :

a. Autentikasi
  • Proses pengenalan peralatan, sistem operasi, kegiatan, aplikasi dan identitas    user yang terhubung dengan jaringan komputer.

  • Autentikasi dimulai pada saat user login ke jaringan dengan cara memasukkan password.

Tahapan Autentikasi :

  1. Autentikasi untuk mengetahui lokasi dari peralatan pada suatu simpul jaringan (data link layer dan network layer)

  2. Autentikasi untuk mengenal sistem operasi yang terhubung ke jaringan (transport layer)

  3. Autentikasi untuk mengetahui fungsi/proses yang sedang terjadi di suatu simpul jaringan (session dan presentation layer)

  4. Autentikasi untuk mengenali user dan aplikasi yang digunakan (application layer)

b.  Enkripsi

  • Teknik pengkodean data yang berguna untuk menjaga data / file baik di dalam komputer maupun pada jalur komunikasi dari pemakai yang tidak dikehendaki.

  • Enkripsi diperlukan untuk menjaga kerahasiaan data.

Teknik Enkripsi
• DES (Data Encription Standard)

• RSA (Rivest Shamir Adelman)

Resiko Jaringan Komputer :

Segala bentuk ancaman baik fisik maupun logik yang langsung atau tidak langsung mengganggu kegiatan yang sedang berlangsung dalam jaringan.

Faktor- Faktor Penyebab Resiko Dalam Jaringan Komputer :

  1. Kelemahan manusia (human error)
  2. Kelemahan perangkat keras komputer
  3. Kelemahan sistem operasi jaringan
  4. Kelemahan sistem jaringan komunikasi

Ancaman Jaringan Komputer

  • FISIK
  1. Pencurian perangkat keras komputer atau perangkat jaringan
  2. Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan
  3. Wiretapping
  4. Bencana alam
  • LOGIK
  1. Kerusakan pada sistem operasi atau aplikasi
  2. Virus
  3. Sniffing
Beberapa Bentuk Ancaman Jaringan :

– Sniffer

Peralatan yang dapat memonitor proses yang sedang berlangsung

– Spoofing

Penggunaan komputer untuk meniru (dengan cara menimpa identitas atau alamat IP.

– Phreaking

Perilaku menjadikan sistem pengamanan telepon melemah.

– Remote Attack

Segala bentuk serangan terhadap suatu mesin dimana penyerangnya tidak memiliki kendali terhadap mesin tersebut karena dilakukan dari jarak jaruh di luar sistem jaringan atau media transmisi.

– Hole

Kondisi dari software atau hardware yang bisa diakses oleh pemakai yang tidak memiliki otoritas atau meningkatnya tingkat pengaksesan tanpa melalui proses autorisasi.

– Hacker

  1. Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem yang biasanya sukar dimengerti untuk kemudian mengelolanya dan men-share hasil ujicoba yang dilakukannya.

  2. Hacker tidak merusak sistem

– Craker

  1. Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem dengan maksud jahat

  2. Muncul karena sifat dasar manusia yang selalu ingin membangun (salah satunya merusak)

– Ciri-ciri cracker :

• Bisa membuat program C, C++ atau pearl
• Memiliki pengetahuan TCP/IP
• Menggunakan internet lebih dari 50 jam per-bulan
• Menguasai sistem operasi UNIX atau VMS
• Suka mengoleksi software atau hardware lama
• Terhubung ke internet untuk menjalankan aksinya
• Melakukan aksinya pada malam hari, dengan alasan waktu yang memungkinkan, jalur komunikasi tidak padat, tidak mudah diketahui orang lain

– Penyebab cracker melakukan penyerangan :
• spite, kecewa, balas dendam
• sport, petualangan
• profit, mencari keuntungan dari imbalan orang lain
• stupidity, mencari perhatian
• cruriosity, mencari perhatian
• politics, alasan politis

Seminar Advanced Topics of IS – STMIK Buddhi, Tangerang – Rabu 04 November 2009 – Pembicara : Yulius Wijaya, S.Kom.

E-Channel Product Overview

Yang membedakan Bank – bank yang ada di Indonesia, menjadi bank yang besar atau kecil meliputi beberapa aspek. Diantaranya Sumber Daya Manusianya, Jaringan yang banyak, serta Sistem Informasi yang canggih.

Tahun 2000, implementasi e-Banking dan mobile banking mulai di lakukan oleh beberapa Bank di Indonesia. Bank di Indonesia mulai memasuki dunia maya.

Tahun 2001, Bank Sentral Asia (BCA) merupakan Bank Indonesia yang berani mengoperasikan e-Banking secara masif di Indonesia melalui situs https://ibank.klikbca.com/. Yang di amankan dengan enkripsi SSL 128bit dan fasilitas firewall pada situsnya.

Awal Terciptanya Produk E-Banking

1. Konsep Awal Bank

saving 2. Kendala – kendala Bertransaksi di Bank

  • Lokasi Bank cukup jauh.
  • Kesulitan menarik dana pada malam hari.
  • Antrian panjang & lama.

3. Solusi Bertransaksi Perbankan

Delivery Channel merupakan fasilitas pelayanan yang diberikan kepada nasabah untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi

Delivery Channel kepanjangan tangan dari bank.
MUDAH + NYAMAN = BEBAS

Contoh Delivery Channel (E-Banking Product) :

a. ATM

56644_kartu_atm

b. Debit

credit_card_machine

c. Call Center

CallCenterHeadset-main_Full

d. Auto Debet

Kerjasama billing

e. Internet Banking

access1

f. Mobile Banking atau SMS Banking

mobile-banking-increase-in-youth

Switching Company

Seperti yang sudah diketahui, nasabah berinteraksi dan bertransaksi dengan Bank melalui delivery channel.  Delivery channel yang digunakan dapat berupa Cabang, ATM, EDC, Mobile Banking, Contact Center, dan lain-lain.

Seiring dengan kebutuhan Bank untuk memperbanyak delivery channel-nya dalam waktu yang singkat dan dengan biaya yang murah maka timbullah ide untuk saling bekerja sama.  Kerjasama ini dapat terjalin berkat adanya “Switching Company” yang bertindak sebagai penghubung di antara Bank-bank tersebut.

Di dalam sistem kerjasama ini melibatkan 3 pihak yaitu : Acquirer, Issuer, dan SwitchingAcquire adalah pihak yang memiliki delivery channel, sedangkan Issuer adalah pihak yang menerbitkan kartu dan memiliki nasabah.

Fungsi dari Switching Company adalah meneruskan transaksi yang dilakukan oleh nasabah suatu Bank di delivery channel bank lainnya (Acquirer) ke bank dimana nasabah tersebut mempunyai rekening (Issuer).

Suatu Bank dapat sekaligus menjadi Acquirer dan Issuer atau hanya menjadi  Acquirer atau Issuer saja.

Berkaitan dengan hal di atas, ALTO sebagai salah satu Switching Company di Indonesia yang selalu berupaya untuk melakukan inovasi di bidang produk perbankan maupun jaringan kerjasama mengajak Bank untuk bersama-sama melakukan sinergi agar tercapainya tujuan bisnis masing-masing.

Seminar Advanced Topics of IS – STMIK Buddhi, Tangerang – 28 Oktober 2009.

Teknologi diyakini sebagai alat pengubah. Sejarah membuktikan bahwa evolusi teknologi selalu terjadi sebagai tujuan atas hasil upaya keras para ilmuwan. Hasil temuan teknologi tersebut kemudian dimanfaatkan dalam aktivitas kehidupan manusia.

Dewasa ini TIK menempati peran sentral. Isu globalisasi, semakin cepat meluas ke seluruh penjuru dunia karena fasilitas TIK. Segala hal yang terjadi diberbagai bagian semakin cepat tersebar dan mudah diketahui dengan memanfaatkan TIK. Semua ini menjadikan TIK sebgai agen perubahan yang mengubah tatanan sosial kehidupan manusia di seluruh dunia.

Meluasnya akses terhadap fasilitas komunikasi massa dan alat informasi dalam beberapa tahun terakhir ini telah menciptakan transformasi yang besar dalam interaksi sesama manusia. Tidak diragukan lagi, transformasi informasi ini memiliki banyak manfaat positif, namun sayangnya juga membawa berbagai dampak negatif.

Dampak Negatif  TIK   :

1. Dampak Negatif Penggunaan Teknologi Informasi

Penggunaan telepon genggam kini makin marak dan cepat mengalami pertumbuhan baik dari sisi teknologi maupun penggunaannya. Bila kita kaji, dampak negatif dari penggunaan teknologi telepon seluler antara lain sebagai berikut :

  • Dewasa ini kebutuhan telepon genggam dapat dikategorikan sebagai milik sendiri bahkan efek yang ditimbulkan dari penggunaan tersebut juga miiik sendiri. Bunyi telepon masuk, nada SMS dan berbagai komunikasi lain sebagai sesuatu yang umum namun efek suara kebisingan suara pada HP dapat mengganggu dalam berbagai kesempatan.

  • Dewasa ini mulai dikenal istilah bluejacking dan toothing. Bluejacking adalah tindakan mengirimkan pesan singkat (SMS) ke telepon genggam atau piranti lain yang mempunyai kemampuan bluetooth yang ada dalam jangkauan sinyal bluetooth piranti pengirim tanpa menyertakan nomor identitas kartu seluler pengirim. Sedangkan SMS yang dikirim bernilai asusila, maka tindakan ini disebut toothing. Semua pesan yang dikirim dalam aktivitas bluejacking dan toothing ini merupakan unsolicited message (pesan yang tidak diingini) oleh sebab itu bluejacking dan toothing masuk dalam kategori gangguan yang sama dengan spam yang memenuhi e-mail kita.

  • Kemajuan yang dicapai built in camera pada  telepon genggam juga menimbulkan dampak sosial yang serius berupa perekaman dan penyebaran gambar-gambar tidak senonoh dan lain sebagainya.

2. Dampak Negatif Penggunaan Jaringan Komputer

Dampak negatif dari jaringan komputer dapat dirasakan oleh masyarakat antara lain sebagai berikut :

  • Kecemasan. Semakin maraknya cybercrime menyebabkan munculnya kecemasan apakah file penting/rahasia dalam komputer aman dari gangguan pihak yang tidak bertanggung jawab (malicious users) yang mencuri, meng-copy atau menghapus data.

  • Keterasingan. Fasilitas yang serba mudah akan membawa masyarakat pengguna teknologi jarang keluar rumah. Hal ini akan menimbulkan dampak keterasingan dan kurang mengenal lingkungan sekitar. Interaksi sosial juga berkurang dan sulit untuk bermasyarakat.

  • Individualistis. Sikap ini akan timbul karena fasilitas yang penting dalam jaringan selalu dilengkapi dengan password ID.

  • Terlanggarnya privasi. Berbagai tindakan kejahatan (cybercrime) merupakan ulah dari para hacker dan cracker telah melanggar hak privasi seseorang karena telah lancang memasuki komputer orang lain tanpa izin untuk menyadap transmisi data, mencuri password dll.

  • Pengganguran dan pemindahan kerja. Penggunaan perangkat komputer semakin meningkatkan efektifitas dan produktifitas kerja sehingga mengurangi penggunaan SDM.

  • Kurangnya tanggung jawab profesi. Fasilitas yang serba digital dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan pada perilaku hidup.

  • Kaburnya citra manusia. Sistem informasi internet, tidak menampakkan wujud pelaku akan dapat mengaburkan citra dan jatidiri pengguna teknologi. Chatting, email dan forum diskusi memberikan peluang bagi siapa saja untuk memalsukan identitas dan jatidiri masing-masing.

  • Terlanggarnya norma-norma susila. Tidak dapat dipungkiri bahwa menggunkan internet adalah peluang untuk mengakses informasi bebas tanpa batas. Hal ini mendorong pengguna internet untuk melanggar norma susila dengan hadirnya berbagai situs pornografi yang tidak boleh dikunjungi oleh anak-anak dibawah umur  dan siswa sekolah. Dampak lainya adalah adanya sysndrome demam games yang berlebihan yang umum dialami oleh anak-anak.

3. Dampak Negatif Penggunaan Internet

Internet adalah sebuah dunia maya jaringan komputer (interkoneksi) yang terbentuk dari miliaran komputer di dunia. Internet memungkinkan kita untuk menghilangkan hambatan jarak dan waktu dalam mendapatkan informasi. Namun internet juga menghadirkan dampak negatif berupa :

  • Pornografi, anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi memang tidak salah. Dengan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajarela. Untuk mengatasi hal ini, para produsen “browser” melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home page yang dapat diakses.

  • Violence and Gore atau kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat menjual situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.

  • Penipuan, hal ini memang merajarela di bidang apapun, internet pun tak luput dari serangan penipu. Cara terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini.

  • Carding merupakan aktivitas pembelian barang di Internet menggunakan kartu kredit bajakan. Cara belanja menggunakan kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia Internet karena bersifat real-time (langsung). Para pelakunya paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini.

  • Perjudian, dengan jaringan yang tersedia para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi kebutuhannya.

Dengan penjelasan tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknologi informasi dan komunkasi haruslah disesuaikan dengan kebutuhan dan ada pengaturan atau regulasi yang mengatur tentang tata cara pemanfaatan dan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi agar tidak terjadi penyimpangan dalam penggunaanya.

1. Information Anxiety

Terlalu banyak informasi sehingga tidak bisa memilih mana informasi yang benar / salah, penting / tidak, karena semakin banyaknya informasi yang ada sekarang, tidak semua informasi yang diberikan benar adanya. khususnya yang menggunakan media internet.

2. Dehumanization

Hilangnya / turunnya penghargaan atas nilai individu, yang digantikan dengan angka identitas.

3. Health Issues

Stress yang ditimbulkan oleh penggunaan peralatan dan aplikasi berbasis TIK, ketergantungan akan teknologi informasi dan komunikasi, pengaruh radiasi gelombang elektromagnetis, pengaruh radiasi layar monitor, masalah persendian akibat kelelahan akibat kesalahan penggunaan keyboard dan mouse, masalah ergonomis, dsb.

4. Lost Of Privacy

Identitas digital membuat keberadaan kita selalu terdeteksi. Selain itu pemantauan kamera CCTV (Closed-circuit Television) secara terus menerus yang berada / terpasang di beberapa tempat tertentu akan mengganggu privasi dalam kesaharian kita.

5. Cookies

Makin banyak informasi yang ditampilkan diinternet yang tanpa kita sadari membuka peluang penyalahgunaan oleh pihak – pihak tidak berwenang , contoh : account yang kita miliki di situs jejaring social seperti facebook, friendster, twitter, dll .

6. Digital Gap

Makin nyata adanya kesenjangan antara kelompok yang menguasai TIK dengan kelompok yang tidak menguasai TIK, baik dalam keseharian maupun di dalam pekerjaan.

7. Possible Massive Unemployment

Implementasi TIK secara besar – besaran, waktu – waktu dapat membawa dampak peningkatan jumlah pengurangan tenaga kerja, baik melalui PHK ataupun menyempitnya peluang tenaga kerja bagi karyawan yang tidak menguasai TIK.

8. Impact Of Globalization On Culture

Makin menghilangnya / menipisnya nilai – nilai budaya lokal akibat pengaruh globalisasi. Karena semakin cepat dan mudahnya penyebaran informasi dari dunia luar melalui internet.

PENCEGAHAN DAMPAK NEGATIF TIK

Dampak negative TIK dapat kita cegah dengan cara-cara berikut:

1. Menegakkan fungsi hukum yang berlaku. Hal ini meliputi keamanan teknologi, sistem rekap data, serta fungsi pusat penanganan bencana.

2.  Menghindari penggunaan telepon seluler berfitur canggih oleh anak-anak di bawah umur dan lebih mengawasi pemakaian ponsel.

    3.  Televisi :

    • Mewaspadai muatan pornografi, kekerasan, dan tayangan mistis.
    • Memperhatikan batasan umur penonton pada film yang tengah ditayangkan.
    • Mengaktifkan penggunaan fasilitas parental lock pada TV kabel dan satelit.
    • Menghindari penempatan TV pribadi di dalam kamar.

    4.  Komputer dan Internet

    • Mewaspadai muatan pornografi digital (online maupun offline)
    • Mewaspadai kekerasan pada game
    • Cek history browser pada computer anak untuk melihat apa saja yang sudah dilihatnya
    • Meletakkan computer pada tempat yang dapat diawasi, hindari penempatan computer di dalam kamar

    5.  Perbanyak buku yang bersifat Edukatif dirumah.

    Dan yang paling terakhir isi waktu luang dengan hal yang positif, terus beribadah kepada Tuhan, dan selalu berpikiran positif dalam segala hal.

    Kesimpulan  :

    1. Lakukan analisis dampak dengan seksama dan menyeluruh saat membuat keputusan untuk mengimplementasikan peralatan dan aplikasi berbasis TIK .

    2. Ambil tindakan untuk meminimalisir dampak negatif yang timbul dari implementasi tersebut .

    Sumber tulisan,

    1. Teknologi Informasi dan Komunikasi, DwI Darmadi

    2. Artikel dari Internet.

    3. Materi Kuliah SIM oleh Bpk.DR.Syopiansyah Jaya Putra,M.Sis

    4. http://syopian.net/blog/?p=1039

    5. Seminar Advanced Topics of IS – STMIK Buddhi, Tangerang – 30 September 2009.